Ketika anda sadar ilmu dan hartamu tidak mampu melawan takdir yang
membawa di antara ke pastian masa depan itu yang sebenarnya hidup. hanya
kejernihan pikiran yang menumbuhkan akar
sadar. ketenangan hati yang melahirkan ke ikhlasan. nurani yang menuntun
pengabdian yang akan mempertemukan imam sejati yang di dalam diri
sehinga terbuka sebuah tabir rahasia antara hampa dan tuhan. hanya
meraka yang memahami ajaran nabi dengan benar yang mampu mengadapi badai
kehidupan di antara awan keputus asaan dan hanya satu orang pemandu
yang bisa membawa cahaya terang pada jalan kebenaran berdiri tegak di
atas samudra derita menatap jelas cahaya surgawi . ini islam ini iman.
ALLAH bertutur kata kepada hamba terkasihnya " yang menyembahku dengan
ilmuku dia bukanlah penyembahku tapi pemuja kekuasaanku dia akan
memperoleh kekuatanku dan akan melahirkan kesombongan sehinga merajalela
terhadap ciptaanku dan juga berani melawanku. juga yang menyembah dengan
ketakutan siksaku dia sebenarnya bukan penyembahku tetapi penyembah
pikiran dan angan - angannya dia akan memperoleh kepalsuan dan akan dekat
dengan segala keraguan sehingga berani menjual ayat - ayatku. begitu
juga yang menyembah karna mengharap karuniaku dia bukanlah penyembahku
tapi penyembah dari hawa nafsunya".
wahai hamba mendekatlah aku jangan
dengan ilmuku juga jangan dengan kekuatanmu hanya akan semakit menjauh
dari padaku dekat lah ke aku dengan kepasrahanmu jangan dengan bekalmu. keluarlah dari pikiran keluarlah dari angan-angan. hanya dirimu yang
sejati yang mampu menyembahku bukan karena apapun dan juga
siapapun. dirimu yang sejati lebih kuat dari surga dan neraka. lebih kuat
dari apa yang ada. dikabul sebelum do'a karna engkau dari padaku sedang
alam dari padamu. antaramu dan antaraku tiada pelantara maka datanglah
kepadaku dengan dirimu yang sejati.
Rahasia ISLAM yang sebenarnya tidak pada Qur'an tidak pada Hadist tapi
pada perjalanan hidup Nabi itu sendiri, bagaimana Nabi mengembala,
berdagang disini lah lahirnya ilmu mengabdi kan diri dengan ALLAH dan
juga ilmu tata negara bagai mana membangun madinah, hanya orang yang
mengenal dan mendalami perjalanan hidupnya yang tahu apa yang sebenarnya
dirasakan dan dipikirkan Nabi untuk umatnya. di akhir kehidupannya hanya
menginginkan umat nya menjadi satu seperti satunya tubuh dengan
anggota badannya, sebagai umatnya di akhir mari keluar dari berhala
harga diri, aliran, partai-partai, sekte, ormas kalau merasa umat MUHAMAD
jangan mengaku ISLAM kalau belum bisa mencintai orang lain melebihi diri
dan keluarga, jangan pernah bangga dengan ISLAM kalau belum bisa mewujudkan
cita-cita Nabinya menyatukan dunia dalam tatanan agama ALLAH, menebarkan
aroma surga, menebarkan irama langit menselaraskan kerajaan langit.
Karena nabi adam dan siti hawa memakan buah khuldi manusia memperoleh
kenikmatan dan kebarokaan hidup didunia hanya satu derajat, karena hanya
memiliki satu derajat tidak akan pernah ada ketenangan hidup didunia
sebelum jiwa dan jasmani nya di tebus ke ALLAH dengan berkorban [kifaroh], bagi yang telah berkorban dengan harta dan jiwa ALLAH memberi derajat
lebih tinggi di dunia dan akhirat, bagi mereka tiada pernah susah dan
bersedih hati, kebahagiaan hidup di dunia menikmati surga sebelum
memasuki nya. kifarah adalah bukti syahadat sebagai saksi dari
kesempurnaan iman kepada ALLAH tanda bahwa kita telah ISLAM bukan karena
keturunan bukan juga karena takut dengan NERAKA atau karena SURGA tapi
kesadaran
Selamat menikmati hari penuh kebingungan, kehilangan tidak jelas apa yang
hilang, galau tidak jelas apa yang di galaukan, detik detik akhair zaman
kesengsaran menuju zaman kemakmuran, hanya orang orang yang menjaga iman
di hati yang bisa memasuki pintu zaman kemakmuran yang didalamnya tidak
ada lagi ketidak adilan, kemiskinan, kebodohan, saat langit telah kembali
biru waktu keadilan telah tiba pemisahan umat manusia dari yang dholim
dilakukan, dunia hanya untuk orang orang beriman, selamat tinggal orang
lemah iman, nikmat awan kesepian, kehilangan nikmat didunia sebelum masuk
alam kematian
TRISULA WEDA weda dlm ajaran krisna sebagai pembersih
diyu ( hawa nafsu ) dalam tingkatan tersamar. Bila di pahami trisula weda
adalah cara membersikan jasad jiwa dan roh. kalau seorang muslim mampu
melakukan pembersihan secara total barulah bisa dikatakan seorang mukmin
sejati.di masa sebelum islam sastra weda hanya di ajarkan untuk
kalangan tertentu yakni calon raja, pendeta, para nabi dan rosul. di antara
golongan yang ada hanya para rosul yang boleh mengajarkan pada
semuanya. setelah jaman islam weda tidak bisa di ajarkan lagi sebab
telah di sempurnakan kedalam satu syareat sholat. orang islam di zaman
mengenal sholat lebih hanya sebatas kewajiban dan rutinitas tanpa tahu
apa sebenarnya yang sedang di kerjan. jadi wajar kalau banyak kemaksiatan
di jaman ini di lakukan oleh orang orang islam, padahal andai mereka tau
bahwa Allah menyiapkan mereka untuk jadi kholifah di muka bumi untuk
menyebarkan rahmat ke seluruh alam. banyaknya benca alam yang ada sebagai
besar rasa cinta Allah kepada para hambanya. sebagai jawaban do'anya
Nabi yakni islam menjadi satu agama di dunia .sebenar waktu bukan tidak
kabulkan karna sudah di pinta raja iskandar zulkarnaen. di masa raja
iskandar zulkarnaen beliau pernah berdo'a supaya di beri kekuasan ke
seluruh dunia, di masa beliau hidup baru setengah dunia dan akan di terus
di akhir zaman. jadi kalau negeri tidak pernah ada kedamaian dari zaman
syalendra sampai sekarang karna tidak tau di tahan ini awal berdirinya
kerajan allah, selama tidak menjalankan sistim tuhan tidak akan pernah
ada kemakmuran dan keadilan. trisula weda bisa jadi modal dasar menata
diri, keluarga dan masyarakat. didalam diri kita sudah di tanam tata
negara Allah. bila kita bisa membersikan 9 jiwa akan terlahir jiwa yang
penuh kebijaksaan, kalau bisa membersikan 9 ruh akan melahirkan pancaran
cahaya illah sehingah terbuka segala rahasia, dan akhirnya bisa jadi
sahabat nabi walau tidak hidup di zamannya, melihat dan merasakan surga
meski masih didunia menyaksikan berdirinya kejayan islam di pengujung
zaman.
Ilmu yang ada sekarang cendrung melupakan kebenaran sehingah lupa apa
pada yang telah diberikan TUHAN berupa akal untuk berfikir, hati untuk
menimbang, nurani untuk memutuskan persoalan tidak pernah di gunakan
padahal TUHAN setiap saat selalu mengajak bicara lewat kejadian yang ada
untuk menyaksikan kebesaran kuasanya. telah aku pisahkan engkau dari
orang-orang yang mencintaimu dan aku dirikan pintu pintu ku untuk
mengenalku. saat ilmu dan harta tidak bisa menjawab persoalan pintu
kerajaan tuhan terbangun.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar