Sa'at
ulama, cendikiawan, orang - orang pintar, pendeta dan pertapa tidak jujur
menyampaikan ilmunya karena takut kehilangan pengikutnya dan tak mau
meningalkan masa lalu untuk menuju masa depan. bersiap - siaplah kehilangan
apa yang di bangakan karena siksa bagi orang - orang berilmu di angkat
setinggi-tingginya derajat di masyarakat dan akan di jatuhkan sehina-hinanya, meningal
dunia dalam rasa kecewa yang dalam.
Ketika kepala negara, pemerintah, para politikus
takut kehilangan jabatan dan masa depan anak cucunya, akan banyak tipu
daya menipu dengan kedok membangunan, memeras dengan alasan
pajak, menindas alasan hukum, menginjak yang lemah melindungi yang
kuat. bersiap-siaplah terpisah dari teman, shahabat dan kekasih. anak dan
istri akan mengkianati menghabisi apa yang kau cari.
Bila
masyarakat di hantui ketakutan,rasa bimbang,malu untuk melangka menuju
masa depan bersiaplah melihat kehancuran. perampokan menjadi
pemandangan, pemerkosaan menjadi hiburan, tawuran menjadi kebiasaan. semuanya sudah menjadi sunahtullah dalam rantai makanan, orang
bodoh makanannya orang pintar, orang pintar makanannya orang alim. kalau
banyak paranormal, ulama, pendeta pasti banyak juga koruptor dan
prostitusi. kalau banyak koruptor dan pelacur karena pengusaha yang
curang. banyaknya pengusaha curang karena banyak orang yang tidak kenal
dan tahu siapa dirinya. karena tidak kenal diri lupa diri tidak tahu diri
jual harga diri, kalau diri nya saja bisa dijual apa lagi agama dan
negaranya.
Dalam kondisi saat ini hanya ada
satu jalan kembali ikuti agama ALLAH dengan murni dan ikhlas hati
menerima takdir bahwa setiap bangsa punya seorang yang dibimbing dan
tunjuk untuk memperkenalkan rahasia kekuasaanya untuk menata dunia dalam
konsep tuhan yakni negara dalam agama artinya masyarakat yang bersama
dalam berumah,bekerja dan beribadah,misalnya satu desa punya badan usaha
yang mana ke untungannya di buat untuk keperluan masyakat desa dari
kebutuhan dapur sampai perumahan. bila bangsa ini mau mencari dan menerima
agama ALLAH dengan sadar dan ikhlas tentu sudah lama menemukan seorang
yang dipilih untuk membawa negeri ini kedalam masyarakat adil makmur
sejaterah sampai anak cucu. tapi sayang lebih percaya sama ilmu
yang di miliki padahal ilmu yang ada padamu itu bukan ilmu mu, ilmu mu
yang sebenarnya apa yang telah kau jalani. yang didapat dari
membaca, mendengar, belajar itu ilmu orang lain jangan
menyalakan sebelum pernah salah, jangan pernah merasa ahli hukum sebelum
pernah terhukum, jangan bicara hal yang belum pernah dijalani. kembalilah
ketuhanmu sebelum terlambat, sa'at berjalannya komet melewati bumi
pintu pengadilan ALLAH segera di buka, kerajaan ALLAH berdiri panji
tauhid segera di kibarkan hukum TUHAN di berlakukan ke mana pun kau
sembunyi akan terkejar
" BILA KEBENARAN DATANG KEBATILAN AKAN MUSNAH
KARENA KEBATILAN SESUATU YANG AKAN MUSNAH "
Tidak ada komentar:
Posting Komentar